Dalam episode terbaru "Rick and Morty", alur cerita yang menggugah pikiran disajikan. Seiring berkembangnya alur cerita, penonton perlahan menyadari bahwa spageti sederhana yang dulunya dianggap sebagai santapan keluarga sebenarnya menyembunyikan kebenaran tersembunyi. Kebenaran gelap yang penuh dengan rasa sakit dan perjuangan. Episode "That's Amorte" tidak hanya memperkenalkan diskusi mendalam tentang bunuh diri dan moralitas sosial, tetapi juga mengejutkan dan menggugah pikiran banyak penonton dengan humor gelap dan latar fiksi ilmiahnya yang kasar.
Alur cerita episode ini berkisar pada Morty yang secara tidak sengaja menemukan bahwa spageti yang mereka makan berasal dari tubuh seorang pria yang ingin bunuh diri, sebuah pengungkapan mengejutkan yang memicu konflik dan kegelisahan di sepanjang cerita.
Cerita dimulai dengan ayah Rick yang menyajikan spageti untuk keluarganya. Ketika Morty menemukan bahwa asal muasal semangkuk spageti lebih mengerikan daripada yang dibayangkannya, moralitasnya mulai goyah. Rick menunjukkan bahwa kebenaran yang menjijikkan itu berasal dari bunuh diri, dan dia mengajak Morty mengunjungi sebuah planet tempat para penghuninya akan menjadi spageti dan beredar di seluruh alam semesta jika mereka memilih untuk bunuh diri.
Episode ini membahas bagaimana bunuh diri telah mengubah masyarakat menjadi utopia yang menyedihkan dalam upaya mendorong orang untuk bunuh diri demi memenuhi permintaan pasar akan makanan. Hal ini tidak hanya mengungkap sifat egois manusia, tetapi juga menantang pemikiran moral penonton saat menghadapi sumber makanan.
Hati nurani Morty terkoyak, dan dia akhirnya memutuskan untuk pergi ke pemakaman seorang yang bunuh diri untuk mempertanyakan seluruh sistem, mengungkap kengerian dan amoralitas dari kejadian tersebut.
Episode ini, yang ditulis oleh Heather Anne Campbell, adalah kisah yang ditulis dengan cermat yang mengeksplorasi perjuangan manusia dengan keinginan mereka akan makanan lezat dan keengganan mereka untuk menghadapi korban persalinan. Menurut laporan, kru tersebut membahas kesepian, bunuh diri, dan kebingungan etika dalam kapitalisme, yang membuat penonton bertanya-tanya: Apakah kita menikmati saat-saat indah sambil mengabaikan kebenaran di baliknya?
Penayangan episode ini menimbulkan respons yang luar biasa. Beberapa komentar menggambarkan konten distopia episode ini sebagai sesuatu yang sangat mengerikan dan mengingatkan pada dilema etika yang ada di masyarakat saat ini. Memicu refleksi tentang hak-hak hewan dan konsumsi daging, salah satu kalimat klasik dikutip dalam episode ini: "Tidak mungkin ada konsumsi yang etis di bawah kapitalisme." Penonton tidak hanya merasakan kutukan sosial yang tajam, tetapi juga mengubah kebiasaan konsumsi yang mengasingkan diri menjadi masalah yang layak direnungkan.
Anti-klimaks terakhir dari episode ini adalah ketika Rick memerintahkan seorang pasien yang sakit parah untuk bunuh diri di depan umum dan menunjukkan seluruh hidupnya di siaran langsung, yang memicu rasa jijik dan muntah-muntah semua orang dan membuat penonton merenungkan kehidupan sehari-hari mereka. Bayangan di balik makanan yang Anda nikmati.
"That's Amorte" menunjukkan humor gelap yang sama seperti "Rick and Morty" dan menumbangkan topik makanan tradisional, memungkinkan kita untuk membingkai ulang pandangan kita tentang makanan dan moralitas. Saat episode berakhir, Rick menyajikan steak Salsaburger yang menggoda lagi kepada keluarganya, dan diingatkan bahwa steak itu juga memiliki asal usul yang mengerikan. Dihadapkan dengan humor gelap seperti itu, apakah kita memilih untuk terus menutup mata, atau apakah kita bersedia menghadapi sisi kejam dari kenyataan?