Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 2021

Optimalisasi aspek teknis pada perancangan bisnis Virgin Coconut Oil (VCO)

 
 
 

Abstract


[Bahasa]:\xa0Desa Rejosari adalah salah satu Desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang memiliki potensi sumber daya alam (SDA) berupa pohon kelapa. Akan tetapi, pemanfaatan yang tidak maksimal sering mengakibatkan pembuangan kelapa disebabkan jumlah panen yang berlebih. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan SDA tersebut, dilakukan perancangan bisnis produksi Virgin Coconut Oil (VCO). Pengabdian fokus pada aspek teknis yang meliputi pemilihan lokasi produksi dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), analisis aliran produksi VCO, layout design, dan penentuan jumlah pekerja dan peralatan yang optimal berbasis simulasi. Hasil pemilihan lokasi produksi pada program pengabdian ini menunjukkan bahwa lokasi yang terletak di samping SMK VIP Maarif NU 1 Kemiri merupakan lokasi yang paling optimal dilihat dari kriteria kemudahan akses, luas bangunan, dan ketersediaan sarana dan prasarana. Kemudian untuk memenuhi permintaan selama 4 bulan ke depan, diperlukan 13 orang pekerja beserta peralatan yang mendukung proses produksi dengan investasi serendah mungkin. Selanjutnya layout dari lantai produksi VCO dirancang dengan pertimbangan dapat menghasilkan jarak seminimal mungkin sehingga mampu meningkatkan efisiensi serta mempermudah jalan keluar-masuk barang. Hasil analisis teknis kemudian disimulasikan menggunakan software Flexsim versi 2021 dan menunjukkan bahwa perancangan bisnis VCO telah mencapai hasil efektif dilihat dari ketercapaian output produksi dan efisien dilihat dari utilisasi pekerja. Uji coba produksi serta penyuluhan telah dilakukan sebagai bukti validasi. \nKata Kunci: Analytical Hierarchy Process (AHP), perancangan bisnis, simulasi, Virgin Coconut Oil (VCO) \n[English]:\xa0Rejosari Village is one of the villages in Purworejo Regency, Central Java, which has natural resource potential (SDA) in the form of coconut trees. However, the disposal of coconuts due to the excessive harvest and lack of utilization often happens. A Virgin Coconut Oil (VCO) production business was designed to optimize the utility of natural resources. This community service focuses on technical aspects analysis including the selection of production location using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, VCO production flow analysis, layout design, and the determination of the optimal number of workers and equipment based on simulation. The result of the production location selection indicates that the location next to the Vocational High School Maarif NU 1 Kemiri is the most optimal location seen from the criteria of easy access, building area, and availability of facilities and infrastructure. Then to meet the demand for the next 4 months, it requires 13 workers along with equipment that supports the production process with the lowest possible investment. Furthermore, the layout of the VCO production floor was designed with the consideration that it could produce a minimum distance to increase efficiency and facilitate the passage of goods in and out. The results of the technical analysis were then simulated using the Flexsim software and showed that the VCO business design has achieved effectiveness examined from the achievement of production output and efficiency from optimum workers utilization. Production trials and socialization were carried out as a validation evidence. \nKeywords: Analytical Hierarchy Process (AHP), business design, simulation, Virgin Coconut Oil (VCO)

Volume None
Pages None
DOI 10.20414/transformasi.v17i1.3023
Language English
Journal Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Full Text