Archive | 2021

Eksplorasi etnomatematika Museum Kereta Kraton Yogyakarta dan pengintegrasiannya ke dalam pembelajaran matematika

 
 
 
 

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur etnomatematika Museum Kereta Kraton Yogyakarta dan mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksploratif. Data yang diperoleh berupa data kualitatif, sumber data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang berkaitan dengan Museum Kereta Kraton Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif-verifikatif, yaitu suatu metode induktif dalam penarikan kesimpulan dimana data dijadikan sebagai dasar untuk menyimpulkan gambaran umum keadaan objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur etnomatematika Museum Kereta Kraton Yogyakarta dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika, diantaranya konsep luas bangun datar, volume bangun ruang, kesimetrisan, dan teselasi/pengubinan. Konsep-konsep tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika sebagai masalah kontesktual sekaligus sebagai salah satu cara mengenalkan unsur budaya kepada siswa sebagai upaya mengembangkan pendidikan karakter siswa. This study aims to identify the potential for integrating ethnomathematics at the Yogyakarta, particularly the Museum of Kereta Kraton (Kraton Railway Museum) into mathematics learning. This type of research was a qualitative descriptive study. The data obtained in the form of qualitative data, the source of research data obtained through observation, interviews, documentation, and study of literature related to Yogyakarta Kraton Railway Museum. The data collection technique was done by observing, interviewing and documenting. The data analysis in this study used a qualitative-verification method, which is an inductive method of drawing conclusions where the data is used as a basis for concluding a general description of the state of the object of study. The results showed that the ethnomatematics of Yogyakarta Kraton Railway Museum has the potential to be integrated into mathematics learning. Ethnomatematics that can be integrated include the concept of flat area, volume of space, symmetry, and\xa0 tessellation /tiling. These concepts can be applied in mathematics learning as a contextual geometry problem as well as a way of introducing cultural elements to students.

Volume 2
Pages 1-10
DOI 10.21831/EJ.V2I1.36210
Language English
Journal None

Full Text