# Analisis Geometri Jalan dan Jarak Angkut Terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Fuel Ratio Pada Kegiatan Penambangan Batuan Andesit PT Watu Meriba Jaya Di Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

### Abstract

Abstract. PT Watu Meriba Jaya is a quarry mining company with a focus on andesite stone mining. The company is located in Buluri Village, Ulujadi District, Palu City, Central Celebes Province. The land area owned by this company is ± 18,58 Ha. In mining activities, this company has a production target of 1,200 ton/ day at the 1 quarry site. Mechanical devices that work in extracting mining materials are the Komatsu PC 210 LC backhoe and the Hino FM 260 JD Dump Truck. In mining activities, a very important component is the use of fuel for mechanical devices that work at the front of the work. The fuel calculation for each mechanical device varies depending on the work of the tool during working hours. There are several components that can affect the size or size of fuel usage, such as the condition of the road geometry, haul distances, as well as other factors such as operator treatment in operating the equipment and the condition of the conveyance itself. The geometry that is available in the field usually has a different value from the geometry based on existing theoretical standards, where this value will affect the performance of the conveyance and its fuel consumption, so it is necessary to conduct an assessment of this in order to optimize the performance of the conveyance and reduce the use of fuel tall one. The results of the calculation of fuel consumption from the actual road geometry, for conveyances of 8,22 liter/hour with the resulting production of conveyances of 83,11 ton/hour. So that the fuel ratio value obtained is 0,2 liter/ton. Meanwhile, after the theoretical calculation, the fuel consumption value was 6,22 liter/hour with the after-repair fuel ratio value of 0,07 liter/ton. This value when compared with the actual Fuel Ratio value decreased by 65%. Keywords: Quarry, Road Geometry, Transport Distance, Fuel, Fuel Ratio. Abstrak. PT Watu Meriba Jaya merupakan salah satu perusahaan tambang quarry dengan berfokus pada penambangan batu andesit. Perusahaan ini terletak di Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Luas lahan yang dimiliki perusahaan ini sebesar ± 18,58 Ha. Dalam kegiatan penambangan perusahaan ini memiliki target produksi sebesar 1.200 ton/hari pada site kuari 1. Alat mekanis yang bekerja dalam pengambilan bahan tambang yaitu backhoe Komatsu PC 210 LC dan Dump Truck Hino FM 260 JD. Geometri yang terdapat di lapangan biasanya memiliki nilai yang bebeda dengan geometri berdasarkan standar teori yang ada, dimana nilai tersebut akan mempengaruhi kinerja dari alat angkut dan konsumsi bahan bakarnya, sehingga perlu dilakukan pengkajian tentang hal tersebut agar bisa mengoptimalkan kinerja dari alat angkut dan mengurangi penggunaan bahan bakar yang tinggi. Komponen yang sangat penting dalam kegiatan penambangan yaitu penggunaan bahan bakar untuk alat mekanis yang berkerja di front kerja. Perhitungan bahan bakar pada setiap alat mekanis berbeda-beda tergantung dari kerja alat tersebut selama jam kerja. Terdapat beberapa komponen yang bisa mempengaruhi besar atau kecilnya penggunaan bahan bakar seperti kondisi geometri jalan jarak angkut, serta faktor lain seperti perlakuan operator dalam mengoperasikan alat dan kondisi alat angkut itu sendiri. Hasil perhitungan konsumsi bahan bakar dari geometri jalan secara aktual, untuk alat angkut sebesar 8,22 liter/jam dengan produksi yang dihasilkan alat angkut sebanyak 83,11 ton/jam, sehingga, nilai Fuel Ratio yang didapat sebesar 0,2 liter/ton. Sedangkan, setelah dilakukan perhitungan secara teoritis didapatkan nilai konsumsi bahan bakar sebesar 6,22 liter/jam dengan nilai Fuel Ratio setelah perbaikan sebesar 0,07 liter/ton. Nilai tersebut jika dibandingkan dengan nilai Fuel Ratio aktual terjadi penurunan sebesar 65%. Kata Kunci: Kuari, Geometri Jalan, Jarak Angkut, Bahan Bakar, Fuel Ratio .