Archive | 2019

MEMAHAMI RASA INGIN TAHU REMAJA DITINJAU BERDASARKAN JENIS KELAMIN

 

Abstract


Abstrak Rasa ingin tahu diprediksi membantu remaja terus belajar dan tumbuh kembang didalam kehidupan. Rasa ingin tahu dapat digambarkan melalui sikap antusias remaja dengan mengamati, mendengar, mencari, dan menggali informasi untuk memperoleh kepastian akan kebenaran. Keingintahuan mengakibatkan remaja mendapatkan informasi baru yang memungkin remaja memiliki keyakinan dan termotivasi untuk mengeksplorasi lebih jauh perihal keingintahuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rasa ingin tahu remaja ditinjau berdasarkan jenis kelamin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan menggunakan uji beda dengan penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini harus disesuaikan dengan tujuan peneliti yakni termasuk dalam kategori remaja akhir dengan jumlah partisipan sebanyak 50 remaja laki-laki dan 50 remaja perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan Curiosity and Exploration Inventory yang diadaptasi oleh Kashdan, Rose & Finchan (2004) dengan model skala Likert yang dianalisa menggunakan uji hipotesis independent sample t-test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t 2,088 dan uji signifikansi menunjukkan 0,004 < 0,05 artinya ada perbedaan rasa ingin tahu yang signifikan antara remaja laki-laki dan perempuan. __________________________________________________________ Abstract Curiosity is predicted, helping teenagers continue to learn and grow in life. Curiosity can be illustrated through the enthusiasm of teenagers by observing, listening, searching, and digging for information to obtain certainty about the truth. Curiosity causes teenagers to get new information that allows them to have confidence and be motivated to explore further about their curiosity. The purpose of this study was to determine differences in curiosity of teenagers by gender. The method used is a comparative quantitative approach using a different test with the determination of the sample used in this study must be adjusted to the objectives of the researcher that is included in the category of late teenagers with the number of participants is 50 boys and 50 girls. The data collection in this study was using the Curiosity and Exploration Inventory which was adapted by Kashdan, Rose & Finchan (2004) with a Likert scale model analyzed using hypothesis testing independent sample t-test. The results showed that the value of t was 2.088 and the significance test showed 0.004 <0.05, meaning there is a significant difference in curiosity between boys and girls.

Volume 5
Pages 1-5
DOI 10.31602/JBKR.V5I1.1675
Language English
Journal None

Full Text