Archive | 2021

Teknik Relaksasi Emotional Freedom Technique (EFT) Terhadap Tingkat Kecemasan Tahanan

 
 
 

Abstract


Periode awal penahan dalam Rutan, merupakan masa transisi kehidupan\xa0bagi seorang tahanan, transisi dari kehidupan bebas di masyarakat\xa0kepada kehidupan sebagai terhukum/terpenjara dalam Rutan\xa0dengan\xa0segala perubahan pada aspek fisik lingkungan, sosial, dan psikologisnya. Perilaku kecemasan yang dialami\xa0tahanan, pada umumnya terjadi pada awal\xa0mereka menjalani penahanan dalam Rutan. Upaya yang dilakukan\xa0untuk mengatasi kecemasan pasien harus dilakukan secara terintegrasi yaitu meliputi farmakologi dan non-farmakologi. \xa0Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi EFT terhadap tingkat kecemasan tahanan baru. Jenis penelitian ini adalah desain penelitian quasy experiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel penelitian adalah 34 responden yang dibagi menjadi 17 responden kelompok eksperimen dan 17 responden kelompok kontrol yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan purposive sampling. Kelompok eksperimen diberikan terapi EFT selama 10-15 menit pada saat baru masuk ke Rutan. Alat ukur yang di gunakan adalah STAI ( State Trait-Anxiety Inventory ) bagian State (STAI- State ). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kecemasan tahanan baru setelah diberikan terapi EFT pada kelompok eksperimen adalah 50.35 dan pada kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi EFT adalah 58.88. Hasil statistik diperoleh \xa0p value (0.000) < alpha \xa0(0.05). Dapat disimpulkan bahwa terapi EFT memiliki pengaruh terhadap tingkat kecemasan tahanan baru. Kata Kunci: Emotional Freedom Technique , Kecemasan, Tahanan Baru

Volume 5
Pages 60-65
DOI 10.33757/JIK.V5I1.367
Language English
Journal None

Full Text