Archive | 2019

Pendugaan Luas Panen dan Produksi Jagung Nasional Menggunakan Pendekatan Modeling

 

Abstract


Stabilitas produksi merupakan salah satu kendala dalam pengembangan jagung di Indonesia. Penelitian focus pada pengembangan model untuk menduga luas panen dan produksi jagung di Indonesia menggunakan dua model yaitu Arima dan Dumped trend. Data seri waktu dikumpulkan dari periode 1960-2016. Data yang menunjukkan pola gejolak distandarisasi terlebih dahulu menggunakan natural logaritma. Hasil pendugaan menunjukkan kedua model dapat memprediksi dengan baik krend produksi jagung dengan nilai koefisien korelasi >0.98. Sementara itu trend luas panen lebih sulit diprediksi karena pola gejolak data lebih ekstrim. Nilai koefisien korelasi luas panen 0,78 dengan model Arima serta 0,74 dengan model Dumped. Hasil pengujian model menunjukkan bahwa proyeksi tingkat produksi jagung pada tahun 2036 diperkirakan luas panen jagung naik menjadi 4.512.000 ha. Sementara itu hasil ramalan produksi jagung menunjukkan adanya kenaikan produksi dari 23 juta ton pada 2017 menjadi 36 juta ton atau naik sebesar 13 juta ton. Sementara itu Dumped trend menduga produksi jagung lebih tinggi yaitu 23 juta ton pada tahun 2017 dan naik menjadi 41 juta ton pada tahun 2036.

Volume 28
Pages 1-10
DOI 10.33964/JP.V28I1.425
Language English
Journal None

Full Text