Jurnal MIPA | 2019

Investigasi Intrusi Batuan Andesit Dan Reservoar Air Tanah Permukaan Menggunakan Metode Geolistrik Di Daerah Lansot Kema Minahasa Utara

 
 
 

Abstract


Telah dilakukan penelitian untuk menginvestigasi batuan andesit dan akuifer air tanah di Daerah Lansot Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi dipol-dipol. Penelitian ini menggunakan panjang bentangan 480 m dan spasi antar elektroda 10 m dengan 48 elektroda. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software Res2dinv untuk mendapatkan gambaran struktur bawah permukaan secara 2D. Berdasarkan model 2D, batuan andesit dengan nilai resistivitas >281 Ωm terdapat pada meter ke 122 sampai dengan 205 dengan kedalaman 50 sampai dengan 71.6 meter dan mempunyai ketebalan batuan 21.6 m. Kemudian pada meter ke 280 sampai dengan 440 dengan kedalaman 20 sampai dengan 71.6 m dengan ketebalan batuan 51.6 m. Akuifer air terdapat pada tiga bagian, bagian pertama terdapat pada meter ke 30 sampai dengan 176 dengan kedalaman 5 sampai dengan 15 m. Bagian kedua terdapat pada meter ke 172 sampai dengan 225 dengan kedalaman 3 sampai dengan 33 m. Bagian ketiga terdapat pada meter ke 250 sampai dengan 270 dengan kedalaman 2 sampai dengan 85 m. Ketiga bagian akuifer air tanah tersebut mempunyai nilai resistivitas 281 Ωm are exist at 122 m to 205 m \xa0with depths of 50 to 71.6 m and\xa0 rock thickness\xa0 21.6 m. Then another andesite rocks exist at 280 m to 440 m with a depth of 20 m to 71.6 m and rock thickness of 51.6 m. Water aquifers are existed in three segments, the first is in 30 m to 176 m with a depth of 5 m to 15 m. In the second segment, groundwater aquifers are found of 172 m to 225 m with depths of 3 m to 33 m. In the third segments, \xa0groundwater aquifers are found of 250 m to 270 m with a depth of 2 m to 85 m. Those three water aquifer segments has a resistivity value <10 Ωm

Volume 8
Pages 78-81
DOI 10.35799/JMUO.8.2.2019.24400
Language English
Journal Jurnal MIPA

Full Text