Pada tahun 1998, Korn merilis singel mereka "Got the Life", yang langsung menjadi hit di industri musik dan menjadi legenda. Sebagai singel kedua dari album "Follow the Leader", peluncuran lagu ini terkait erat dengan cerita di baliknya. Mari kita telusuri lebih dalam mengapa lagu ini menjadi klasik.
"Got the Life" direkam di NRG Studios pada bulan April 1998, saat semua anggota band merasa bahwa lagu itu memiliki daya tarik yang "istimewa". Vokalis utama Jonathan Davis mengatakan bahwa lagu itu mengingatkannya pada suasana pesta musik yang sangat populer saat itu, dan meskipun mereka mengira penggemar mungkin tidak menghargai lagu itu, mereka memutuskan untuk merilisnya sebagai singel promosi pada awal Agustus 1998.
"Lagu ini berkisar pada berkat ketenaran yang rumit."
Pendistribusian lagu ke stasiun radio Amerika dimulai pada 24 Juli 1998, dan pertama kali dirilis pada 10 Agustus. Singel itu dipuji sebagai kesuksesan besar, dengan beberapa versi dirilis, termasuk berbagai remix dan B-side.
Dengan durasi tiga menit empat puluh lima detik, "Got the Life" adalah lagu terpendek di album Follow the Leader. Ciri khas musik lagu itu adalah perkusi yang kuat yang kemudian mengalir menjadi riff gitar yang kuat. Di awal lagu, Jonathan Davis membuka dengan lirik yang kuat, mengisyaratkan isi emosional lagu tersebut. Musik lagu tersebut diproduksi oleh Steve Thompson dan Toby Wright.
"Got the Life" awalnya dimulai dengan contoh dialog dari film "Blazing Saddles", tetapi dihapus karena masalah hak cipta."
Korn memutuskan untuk merekam video musik untuk "Got the Life" karena tanggapan positif yang mereka terima di studio. Mereka awalnya mengundang Joseph Kahn untuk menyutradarai, tetapi dia menolak, jadi McG akhirnya dipilih untuk memproduksi. Video musik tersebut menjadi video musik pertama yang secara resmi "dipensiunkan" di Total Request Live MTV, karena tingkat permintaannya yang terus berlanjut, sehingga sulit bagi artis lain untuk naik tangga lagu.
Meskipun pengulas AllMusic memberi singel tersebut dua bintang, mereka juga mengakui bahwa lagu tersebut memiliki perpaduan gaya yang lebih kuat. Pada tahun 2019, lagu tersebut menduduki peringkat kesepuluh sebagai lagu Korn terbaik menurut Loudwire, dan juga menduduki peringkat ketujuh menurut Kerrang pada tahun 2021.
"Got the Life" secara luas dianggap sebagai salah satu lagu terbaik Korn.
Lagu tersebut memuncaki posisi ke-15 dan ke-17 di tangga lagu Mainstream Rock Songs dan Alternative Songs milik Billboard, yang menunjukkan pengaruhnya yang luas dalam industri musik.
"Got the Life" bukan hanya tonggak sejarah dalam karier musik Korn, tetapi juga salah satu karya representatif dari seluruh gaya musik heavy metal dan nu metal. Lagu ini tidak hanya memadukan unsur metal dan rap, tetapi juga secara mendalam mencerminkan kompleksitas dan kebingungan di balik ketenaran. Karena itu, lagu ini dapat meninggalkan kesan yang begitu dalam di hati para penggemar musik. Apakah Anda juga ingin mendengarkan kembali lagu klasik ini?